:: List Berita ::
Jago BMX Jateng dan Jabar Tanggal Update : 06-09-2009 Sumber Berita : http://www.ponxvii-kaltim.com TENGGARONG – Impian jago balap sepeda gunung Kaltim kandas di arena Balap Sepeda PON XVII nomor BMX, Jumat (11/7), di Komplek Olahraga Kutai Kartanegara. Semua nomor lomba menjadi milik pembalap Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng).
Jateng mengukir prestasi dengan merebut emas lewat pembalap Tonmy Syarifuddin. Dia menyisihkan saingan terberatnya, Buamin (Jatim) di arena balap yang menyedot perhatian masyarakat. Buamin puas merebut perak, dan perunggunya diraih Doan Chandra (DIY).
Di nomor BMX putri, Riza Suseanty mempersembahkan medali emas untuk Jabar. Dia memupus impian pembalap Jatim, Fitrianti Ryanti, yang kebagian perak, dan perunggunya milik Intan Reska Yusnitasari (Jabar). “Jabar dan Jatim sangat tangguh dan sukar ditaklukkan, ucap Wisno, salah satu pendukung berat Kaltim.
Menurut dia, kekalahan Kaltim ditandai jatuhnya Ismail saat pertama turun lomba. Dia hilang keseimbangan saat sepedanya menyenggol lawan saat turun dari jumpingan. Kaltim harus akui kekalahan, cetusnya.
“Sebenarnya kami tidak berharap banyak dari Tony. Dia hanya atlet yunior. Baru empat bulan terakhir dia menjadi atlet senior. Tapi, saya syukur saja dia bisa mampu memberikan yang terbaik bagi Jateng,” ucap pelatih Sepeda Jateng, Arif Afianto .
Lantas pelatih Jabar, Roby Yahya mengaku sudah memperediksi anak asuhnya akan mendapatkan kemenangan, “Prediksi saya ternyata berhasil menyumbangkan medali emas,” komentarnya berbinar-binar.
Arena lomba Balap Sepeda, Sabtu (12/7) hari ini diprediksi akan berlangsung ketat dan seru. Pasalnya, nomor yang ditarungkan Open Road Race 74,1 km (putri) dan 148,2 km (putra) di ruas jalan raya Tenggarong – Samarinda. (erna/dewi/diah/kk/irw/dil/gie).
Jatim Tambah Pembalap Perkuat Tim Balap Sepeda PON Tanggal Update : 06-09-2009 Sumber Berita : http://www.kapanlagi.com Kapanlagi.com - Pengprov ISSI Jawa Timur akan menambah satu pembalap BMX Cross putra yakni Abuamin untuk disertakan pada PON XVII di Kalimantan Timur.
Manajer Puslatda Balap Sepeda PON XVII Jatim Harijanto Tjondrokusomo di Surabaya, Selasa mengatakan, penambahan ini dimaksudkan untuk memaksimalkan perolehan medali emas di nomor tersebut.
"Saat ini nomor BMX Cross putra baru memiliki dua pembalap, Bambang Siadi dan Ari Kristanto. Sedangkan kuota yang diterbitkan PB PON untuk nomor BMX Cross putra-putri sebanyak enam atlet, masing-masing tiga atlet putra putri," katanya.
Menurut dia, penambahan ini bukan semata untuk memenuhi kuota. Namun dilandasi pertimbangan kemampuan yang dimiliki Abuamin cukup bagus.
"Sepanjang Kejurda Series tahun lalu dan beberapa kejuaraan, penampilan Abuamin cukup menjanjikan. Sayang, dia kurang beruntung saja," katanya.
Menurut dia, masuknya Abuamin diharapkan bisa menutup celah di nomor lain. Namun, sebagai konsekuensinya, ada atlet yang tampil di nomor lain yang dicoret.
"Kami belum bisa menyebutkan nomor dan atlet yang kami pangkas. Hal ini bagian dari strategi untuk PON. Sebagai gantinya, Abuamin saya sisipkan untuk mengganti atlet yang tercoret tersebut," kata Harijanto.
ISSI Jatim hanya mematuhi amanat yang disampaikan Ketua Umum KONI Jatim Imam Utomo yang menginstruksikan, hanya atlet yang diprediksi meraih medali yang berangkat ke PON XVII.
Sementara itu atlet yang tidak memungkinkan dapat medali, tidak diberangkatkan. ISSI Jatim kemungkinan hanya memberangkatkan 15 atlet saja. Padahal saat ini terdapat 20 atlet balap sepeda yang mengikuti Puslatda.
Selain memasukkan Abuamin, ISSI Jatim juga mendaftarkan Septianis di nomor BMX Cross putri. Septianis masuk menggantikan Rifah Indana yang terbentur aturan usia.
Atlet asal Lumajang itu tidak diperkenankan mengikuti PON XVII, karena usianya baru 15 tahun. Sementara PB PON melarang atlet dibawah usia junior mengikuti kejuaraan resmi, berdasar aturan dari PB ISSI dan UCI. Hal 1 2 | 3 | Selanjutnya
|