:: List Berita ::
xxxxxxxxxx Tanggal Update : 28-07-2010 Sumber Berita : xxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxx
Jatim Tambah Pembalap Perkuat Tim Balap Sepeda PON Tanggal Update : 06-09-2009 Sumber Berita : http://www.kapanlagi.com Kapanlagi.com - Pengprov ISSI Jawa Timur akan menambah satu pembalap BMX Cross putra yakni Abuamin untuk disertakan pada PON XVII di Kalimantan Timur.
Manajer Puslatda Balap Sepeda PON XVII Jatim Harijanto Tjondrokusomo di Surabaya, Selasa mengatakan, penambahan ini dimaksudkan untuk memaksimalkan perolehan medali emas di nomor tersebut.
"Saat ini nomor BMX Cross putra baru memiliki dua pembalap, Bambang Siadi dan Ari Kristanto. Sedangkan kuota yang diterbitkan PB PON untuk nomor BMX Cross putra-putri sebanyak enam atlet, masing-masing tiga atlet putra putri," katanya.
Menurut dia, penambahan ini bukan semata untuk memenuhi kuota. Namun dilandasi pertimbangan kemampuan yang dimiliki Abuamin cukup bagus.
"Sepanjang Kejurda Series tahun lalu dan beberapa kejuaraan, penampilan Abuamin cukup menjanjikan. Sayang, dia kurang beruntung saja," katanya.
Menurut dia, masuknya Abuamin diharapkan bisa menutup celah di nomor lain. Namun, sebagai konsekuensinya, ada atlet yang tampil di nomor lain yang dicoret.
"Kami belum bisa menyebutkan nomor dan atlet yang kami pangkas. Hal ini bagian dari strategi untuk PON. Sebagai gantinya, Abuamin saya sisipkan untuk mengganti atlet yang tercoret tersebut," kata Harijanto.
ISSI Jatim hanya mematuhi amanat yang disampaikan Ketua Umum KONI Jatim Imam Utomo yang menginstruksikan, hanya atlet yang diprediksi meraih medali yang berangkat ke PON XVII.
Sementara itu atlet yang tidak memungkinkan dapat medali, tidak diberangkatkan. ISSI Jatim kemungkinan hanya memberangkatkan 15 atlet saja. Padahal saat ini terdapat 20 atlet balap sepeda yang mengikuti Puslatda.
Selain memasukkan Abuamin, ISSI Jatim juga mendaftarkan Septianis di nomor BMX Cross putri. Septianis masuk menggantikan Rifah Indana yang terbentur aturan usia.
Atlet asal Lumajang itu tidak diperkenankan mengikuti PON XVII, karena usianya baru 15 tahun. Sementara PB PON melarang atlet dibawah usia junior mengikuti kejuaraan resmi, berdasar aturan dari PB ISSI dan UCI. Hal 1 2 | 3 | Selanjutnya
|